• Home » Food » Featured Reviews
    • The Biggest Catfish in Town
    • 10 years ago by Cuni Candrika
    • 4488 Hits
    • courtesy of SendokGarpu

      Ketika pertama kali mendengar nama restoran ini, saya merasa penasaran akan apa yang dijual di sini. “Lele Saurus” namanya. Rasa penasaran saya terjawab ketika sampai di restoran ini dan bertemu dengan Bapak Bambang, penanggung jawab dari restoran ini. Dinamakan “Lele Saurus” karena restoran ini menjual lele yang sangat besar bentuknya, seperti dinosaurus. Lele tersebut memiliki berat 1.5 kg dan dapat dimakan oleh 2-4 orang. Lele ini tidak seperti restoran lain yang menjual lele biasa, karena menjual keunikan tersendiri. Selain lele berukuran besar, bumbu yang ditawarkan juga beraneka ragam, dari terasi, balado sampai dengan mangut (santan). Terdapat 10 total bumbu yang ditawarkan.

       “Lele Saurus” pertama kali didirikan di Jogjakarta tepatnya di daerah Umbulharjo. “Lele Saurus” di tempat ini terkenal dengan delivery servicenya. Hal ini dikarenakan letak restoran yang tepat di pertigaan jalan sehingga banyak pengunjung yang sulit untuk parkir dan memilih untuk delivery. Selain itu juga terdapat booth yang ditaruh di beberapa tempat strategis agar memperbanyak pengunjung yang dapat mencicipi cita rasa “Lele Saurus”. Setelah sukses mengambil hati masyarakat Jogja, “Lele Saurus” hadir di Gombong pada pertengahan tahun 2010 dan kemudian hadir di Jakarta yaitu daerah Kelapa Gading pada Desember 2010 silam.

      Bapak Bambang mengungkapkan bahwa ia ingin agar Lele tidak hanya untuk makanan kaki lima saja, melainkan mulai hadir di restoran dan diperkenalkan pada masyarakat menengah ke atas, seperti dengan hadirnya “Lele Saurus” ini. Terdapat 35 jenis makanan di “Lele Saurus”. Selain lele berukuran jumbo, juga terdapat lele berukuran biasa, ayam, ikan dan cumi. Semuanya dihadirkan dengan bumbu yang beraneka ragam.

      Pihak pengelola “Lele Saurus” juga melakukan inovasi dengan membuat lele yang dijadikan fillet. Adapun daging dari lele tersebut dilepaskan dari tulangnya, untuk kemudian diberi bumbu dan digoreng. Bentuknya kecil-kecil dan dilapisi dengan tepung. Hal ini memudahkan para pecinta lele untuk memakan lele tanpa menggunakan tangan. Selain itu juga terdapat Steak Lele, yang dibuat dari lele fillet yang digiling dan dipipihkan seperti membuat steak.

      Adapun menu andalan restoran ini adalah Lele Lombok Hijau dan Lele Oseng Mercon. Lele oseng mercon cocok bagi anda penggemar makanan pedas karena terdiri dari sekitar 20-30 cabai hijau dan merah. “Lele Saurus” berencana akan melebarkan sayapnya sampai ke luar pulau Jawa yaitu ke Riau, Batam dan Bali. Di Jakarta, “Lele Saurus” dapat anda temukan di Jl. Boulevard Raya J4 no. 8, Kelapa Gading. Restoran ini buka dari jam 10 pagi hingga jam 10 malam, kecuali pada saat weekend sampai jam 12 malam.

    • TAGGED: lele saurus, lele, besar, kelapa gading, catfish, big