• Home » Articles » Food
    • Ada Sarang Telur yang Bisa Dimakan di Egg Nest Bistro!
    • 8 years ago by Ananda Putri Laras
    • 3362 Hits
    • courtesy of SendokGarpu.com

      Sarang telur burung merupakan tempat terhangat untuk melindungi bibit bayi burung yang akan lahir, sang induk membuatnya dengan hati-hati, dengan serpihan kayu yang ia susun sebaik mungkin.

      Filosofi burung membuat kita berkhayal akan kelana ke berbagai tempat, hinggap dari satu tempat ke tempat lain. Pengalaman inilah yang diangkat Agnes Juniper Husada, seorang wanita yang sering bepergian ke banyak tempat dan menjajal kuliner-kuliner dari seluruh dunia. Baginya, resto Egg Nest adalah sebuah persembahan yang mencerminkan dirinya, resto berkonsep bistro internasional ini pun dirancang sedemikian rupa dengan aksen burung-burung cantik dan sarangnya.

      “Burung-burung disini melambangkan gagahnya mereka terbang kesana kemari, membawa kesan dari berbagai negara ke negeri sendiri, meninjau makna sebenarnya, saya melambangkan burung sebagai hewan perantara yang membawa bermacam kuliner luar negeri ke Indonesia,” jelas Agnes Juniper Husada, Managing Director Egg Nest Restaurant.

      Egg atau telur menggambarkan lahirnya sesuatu yang baru dan Nest atau sarang adalah tempat yang nyaman untuk menetaskan telur.  Agnes berharap pengunjung yang makan di tempat ini dapat merasakan suatu atmosfer yang nyaman dan homey, bisa melahirkan ide-ide baru di Egg Nest Bistro.

      Egg Nest menjanjikan suasana yang berbeda, tamu akan dibuat menengadah ke setiap sudut yang dipenuhi dengan pernak-pernik burung, lampu-lampu  juga didesain menyerupai sarang telur burung. Setiap furniture khas burung didesain dan dibuat langsung dari China, dan yang paling menarik disini, sarang telurnya pun bisa dimakan.

      Egg Nest selalu melahirkan inovasi untuk para tamu, tidak terkecuali konsep sarang telur yang juga diaplikasikan ke dalam makanan. Setiap hidangan di Egg Nest disajikan dengan sarang telur lezat yang disebut dengan ‘Rosti’. Sarang telur ini renyah dikunyah, terbuat dari kentang yang diparut dan dicetak sedemikian rupa hingga membentuk sarang telur, kemudian digoreng.

      Rosti disajikan sebagai wadah salad ataupun wadah sayuran yang disajikan bersama main course. Rosti benar-benar pelengkap yang gurih, Egg Nest adalah satu-satunya resto yang menciptakan sarang burung yang bisa dimakan ini.

      Mengawali santap di Egg Nest, tim SendokGarpu.com tergugah dengan ‘Egg Nest’s Special Salad’ yang benar-benar nikmat. Salad ini didesain berlapis-lapis. Lapisan bawah berisi tumpukan mix lettuce salad disertai bawang bombay yang disiram dengan lemon juice dan olive oil. Kemudian di atasnya terdapat Rosti yang mewadahi smoke beef, creamy spinach dan Hollandaise (egg yolk, mustard, mayonnaise, olive oil). Hollandaise sauce ini sangat lezat sebagai hidangan pembuka, aroma amis telur tidak tercium sama sekali.

      Hidangan yang tak kalah enak adalah ‘Butter –Roasted White Snapper’. Kembali ke konsep bistro internasional, Egg Nest coba jajakan masakan Mediterania lewat menu ini. Disajikan dengan mashed potato dan sayuran, kakap putih digoreng dan dioles dengan butter gurih sebelum digoreng, kakap tersebut juga dilumuri bumbu ketumbar, jinten dan black pepper. White Snapper disajikan khusus dengan Harra Sauce, saus ini bernuansa Arabic, sangat kental rasa rempahnya. Harra Sauce terbuat dari bawang, tomat, ketumbar, jinten dan black pepper.

      Berkesempatan mencoba main course yang lain, kali ini SendokGarpu.com menyicipi lembutnya daging ‘Melt Sirloin Steak’. Egg Nest tidak menggunakan daging wagyu atau kobe untuk steak-steaknya, mereka lebih memilih gading melt ini.

      “Daging melt ini lebih juicy daripada wagyu, walaupun dimasak well done, daging melt masih empuk,” jelas Agustinus, chef Egg Nest Bistro.

      Untuk mendampingi Melt Sirloin Steak pun, Egg Nest mencoba terobosan baru dengan menciptakan ‘Chaliapin Sauce’.  Apel, lobak, bawang putih direbus kemudian diblend jadi satu dan dihidangkan untuk steak ini, steak juga disajikan bersamaan dengan mashed potato dan mix vegetables serta Rosti. Daging melt sirloin sangat gurih dipadankan dengan saus bercita rasa asam dan sedikit pedas yang masih aman di lidah.

      Egg Nest juga memiliki hidangan seafood seperti ‘Baked John Dory & Scallops’, ‘Prawn Tempura’, ‘Braised Scallop A La Marinara’, serta masakan Indonesia seperti ‘Sop Buntut’ dan ‘Nasi Goreng Egg Nest’s Style’ dengan spesial sate, telur mata sapi dan udang crackers.

      Soal dessert disinilah surganya inovasi unik, Egg Nest juga menciptakan sarang burung dari cokelat yang disebut ‘Chocolate Nest’. Pesanlah ‘Chocolate Parfait Merry-Go-Round’, ditujukan bagi penggemar cokelat, dessert ini diperkaya chocolate parfait yang terdiri dibuat dari ice cream berlapis-lapis.

      Jangan lewatkan juga ‘Nested Palova’, tampilan meringue lembut yang dibuat bertumpuk-tumpuk namun disekat dengan racikan fresh fruit cream yang sangat segar.

      Menyentuh dahaga, Egg Nest juga sediakan racikan yakult yang dicampur dengan aneka rasa buah seperti pisang, green tea, lychee, mango tea, mint, orange, peach dan strawberry. Egg Nest juga menyuguhkan beraneka macam kopi dan teh.

      Range harga makanan di Egg Nest mulai dari Rp. 48.000-Rp.180.000, sedangkan untuk minuman mulai dari Rp.28.000-Rp.38.000. Harga yang terjangkau untuk mendapatkan makanan senikmat di Egg Nest, ditambah menemukan pengalaman baru menyicipi sarang burung renyah kreasi Egg Nest. Mau coba? Silahkan datang ke  Jl. Sampit 5 No. 3 Kebayoran Baru atau cek website www.eggnestbistro.com.

    • TAGGED: egg nest bistro, sarang telur makanan, resto unik jakarta, resto blok m,