Don't have a profile? Sign Up Now!
Forgot Password!

We Love This > Cinema Article

Death Defying Acts

Nama pesulap legendaris Harry Houdini (1874 – 1926) tentunya sudah tidak asing di telinga kita. Kemahsyurannya tidak hanya menginspirasi para pesulap generasi berikutnya, tetapi juga para sineas yang mengangkat kisahnya ke layar perak. Published on July 11, 2008 in Cinema

- advertisement -
women radio

Written by freakazoid

Gillian Armstrong adalah sineas kesekian yang mencoba mengisahkan sepenggal perjalanan hidup pesulap yang terkenal dengan aksi membebaskan diri dari air terjun Niagara ini. Tepatnya menjelang akhir hayat Houdini, saat-saat dimana ia memiliki hasrat menggebu-gebu untuk mencari bukti tentang kehidupan setelah meninggal.

Pada tahun 1926 Houdini (Guy Pearce) sudah menjadi selebritis internasional. Kepopulerannya tidak cuma disebabkan oleh kepandaiannya memainkan ilusi, tetapi juga karena karisma dan pesonanya yang luar biasa. Sayangnya, dibalik semua pesona itu tak seorangpun yang tahu mengenai kegalauan hati Houdini.

Ketika ibunda tercintanya meninggal, Houdini tak bisa mendampingi beliau. Kejadian itu membuat ia tenggelam dalam penyesalan dan kesedihan hingga akhirnya ia terobsesi untuk berkomunikasi lagi dengan sang ibu. Dalam sebuah tur ke Skotlandia, Houdini mengumumkan bahwa ia akan membayar 10.000 dollar kepada siapapun yang bisa berkomunikasi secara spiritual dengan ibunda Houdini. Karena Houdini ingin sekali percaya bahwa ibunya masih hadir dalam kehidupan setelah mati.

Semenjak pengumuman tersebut, banyak sekali cenayang, para penipu dan spiritualis palsu yang mencoba mendekatinya. Salah satunya ialah cenayang cantik bernama Mary McGregor (Catherine Zeta-Jones) dan putri sekaligus asistennya, Benji (Saoirse Ronan). Sepasang ibu dan anak ini kelihatannya memang benar-benar mempunyai kemampuan supernatural dan niat yang tulus untuk menolong Houdini. Namun itu tak berarti kalau mereka tidak punya motif tersembunyi dalam usahanya membantu pesulap paling terkenal di seluruh dunia itu.


Genre: Drama, Biopic, Romance, Thriller
Cast: Catherine Zeta-Jones, Guy Pearce, Saoirse Ronan, Timothy Spall
Directed by: Gillian Armstrong
Release Date: July 2008 (Indonesia)

Also Read
Back to toptop
 
 

Be the first to share your review!

 

Looking for?

Dining




Or by name/keyword :

Nightlife



By name/keyword :
 

Latest Comments

  1. A great French Restaurant not taking itself too seriously and offering good Value for Money [..]
    4.3 Star
    Restaurant Absinthe - Singapore
  2. Nachos fiesta-nya lumayan, tapi masih enakan nachos-nya Chillis. Taco-nya lumayanlah. A bit pricey [..]
    2.3 Star
    Amigos - Kuningan
  3. rasa ramen-nya lebih enak dibandingin taichan n sanpachi. Kuantitasnya lebih banyak dari sanpachi uk [..]
    3.3 Star
    Gokana Teppanyaki - Slipi
  4. Paling enak makan di sini bareng bareng, entah mau sama temen,,keluarga atau berdua pacar ajja, Ha [..]
    4.0 Star
    D'Cost Seafood - Kemang
  5. Tempatnya sederhana banget ga banyak neko neko dengan warna cat mirip dengan warna emas tapi bukan e [..]
    3.0 Star
    Sushi Tengoku - Kelapa Gading
 


Nobody knows more about property! www.indohome.net
- advertisement -

About SendokGarpu.com | Our Team | Advertise With Us | Media Partner | Awards | Press Room | Careers | Restaurant Owner
Copyright © 2006-2007 SendokGarpu.com. All Rights Reserved. Designed by GozaliDesign.com


76 food lovers online now!
siYoan » ramyeon + kimchi pls !  nunu_nunu » makan gado-gado ciragil yuuu...enakkkk bgd  Manuel » lapeeeerrr.........  Restomesin » Kami menyediakan powder Frozen Yoghurt asli diolah dari yoghurt murni  vanszie » tmpat kuliner yg ajib di jakarta dmn ia??  Sapphire » mao masakan yang diGRATINkan....  AlaPasta » Ala Pasta tampil dalam Rubrik rekomendasi Tabloid Wanita Indonesia 15-24 Maret 2010. Coba juga Menu baru pizza dan spaghetti kami selama masih 25% discount all food =)  antonego » download game fireheart terbaru di www.fireheart.tk  Margaretta » Dimanakah cokelat yang paling lezat berada?  diey » borring