• Home» Food » Promotions

  • Nikmati Hidangan Khas Makassar di Mercure Hotel Simatupang
    Promotions will end on : 2013-11-25
    Adalah salah satu tempat tujuan wisata terbaik di Sulawesi, selain Manado yang terkenal dengan bunaken, Makassar sangat terkenal dengan pantai Losari. 

    Namun ciri khas kota Makassar yang sesungguhnya terdapat pada ragam kulinernya dan kini Anda tidak perlu jauh berkunjung ke Sulawesi Selatan untuk mencicipi kelezatan makanan Makasar, restoran Graffiti menyajikan 6 kuliner lezat khas kota dara daeng khusus di bulan November. 


    6 KULINER LEZAT KHAS MAKASSAR 

    Coto Makassar
    Makanan khas Makassar yang kaya rempah ini memang sangat terkenal diseluruh penjuru nusantara bahkan mancanegara sekalipun, rasanya tidak lengkap jika datang ke Kota Makassar tanpa mencicipi menu yang satu ini. Coto Makassar yang diduga telah ada sejak jaman kerajaan Gowa berjaya ditahun 1538 ini ternyata dipengaruhi oleh cita rasa makanan Cina yang telah datang di Indonesia sejak abad 16, ini terlihat dari sambal yang digunakan yaitu sambal tauco. Jadi jangan lupa untuk mencoba menu yang satu ini dalam promo Tungku Makassar di restoran Graffiti. 

    Pallu Kaloa 
    Merupakan masakan ikan berkuah coklat gelap yang dihasilkan dari Kaloa atau lebih dikenal dengan sebutan Kluwek. Kuah yang berwarna gelap ini mengigatkan kita akan masakan khas orang Jawa yaitu Rawon tetapi yang paling mudah membedakannya adalah, kita akan merasakan tekstur butir-butir halus yang gurih dari kelapa sangrai halus, membuat kuahnya terasa lebih tebal dan kental. Masakan khas Makassar ini sangat cocok dihidangkan hangat-hangat dengan nasi putih hangat. 

    Ayam Panggang Poyah 
    Poyah adalah kelapa parut kasar yang disangrai dengan api kecil hingga kering dan mengeluarkan aroma gurih kelapa yang khas dan membuat setiap sajian ayam terasa lebih gurih. Seperti sajian ayam panggang ini yang terasa lebih nikmat dengan campuran poyah dan disajikan dengan nasi putih hangat. 

    Sapi Toppa Lada 
    Menu yang tak kalah sedapnya adalah Topa Lada. Hidangan ini berupa daging sapi yang bentuknya seperti Rendang namun dengan cita rasa kari yang lezat. Penggunaan cabai merah besar pada sajian ini yang menginspirasi nama Toppa Lada. Namun meskipun diberi nama Lada, cita rasa sajian ini tidak lah terlalu pedas, sehingga masih bisa dinikmati oleh pecinta kuliner yang tidak kuat dengan pedasnya lada. 

    Es Pallu Butung, Pisang Epe 
    Es Pallu Butung adalah es campur gaya Makassar yang merupakan hidangan penutup yang sangat populer. Terbuat dari pisang kukus yang disajikan bersama bubur sumsum, rasanya tentu saja enak dan segar. Disajikan bersama Pisang Epe yang terbuat dari pisang kepok yang setengah tua, kemudian dibakar setengah matang terlebih dahulu. Setelah cukup lembek, pisang diletakkan di jepitan yang terbuat dari kayu, inilah yang kemudian menjadi ihwal pemberian nama pisang epe atau pisang yang dijepit. Rasa pisang Epe antara renyah dan manis, lelehan gula aren di atas pisang bakar menambah kelezatan sajian ini. 

    Saraba
    Untuk Anda penggemar minuman hangat, pastinya tidak akan melewatkan minuman hangat khas Makassar yang dapat menghangatkan badan. Terbuat dari campuran jahe, gula merah dan susu ternyata bisa memberikan khasiat yang ampuh untuk kesehatan. Rasanya hangat dan manis, sepadan disajikan dengan Pisang Epe yang hangat. 

    Seluruh hidangan dalam promo Tungku Makassar ini dapat dinikmati mulai tanggal 4 – 24 November 2013 dengan harga mulai dari Rp 45.000 – Rp 85.000, hanya di restoran Graffiti.
    TAGGED: Graffiti, Graffiti Mercure, Graffiti Mercure Simatupang, Mercure, Mercure Simatupang, Makassar, makanan Makassar, masakan Makassar, Coto, Pallu Kaloa, Ayam Panggang Poyah, Sapi Toppa Lada, Toppa Lada, Es Pallu Butung, Pisang Epe, Saraba, makanan Nusantara, masakan Nusantara, Sulawesi, Sulawesi Selatan