• Home » Food » Featured Reviews
    • Suguhan Magali: Like Dining at Home
    • 9 years ago by Ade Jayadireja
    • 1912 Hits
    • courtesy of Sendok Garpu

      Makan di restoran ini membuat kita merasa seperti makan di rumah sendiri. Mengapa? Karena menu yang ditawarkan restoran ini tidak jauh seperti menu makanan di rumah. Sebagian besar resep makanan di Suguhan Magali adalah warisan turun menurun.

      Saat memasuki restoran Suguhan Magali, tempatnya memang kecil, tapi minimalis dan nyaman. Suasana hangat dan kekeluargaan terasa ketika masuk ke dalam. Di dinding sebelah kiri terpampang foto-foto keluarga, para kostumer, dan juga foto-foto artis yang pernah makan di restoran itu. ”Kami pajang foto kelurga dan kostumer agar para pengunjung merasa nyaman dan seperti makan di rumah sendiri,” kata Andrian Ishak, pemilik Suguhan Magali.

      Saya memilih duduk di kursi panjang yang sandarannya terbuat dari pelepah daun pisang. Begitu melihat menu, saya sedikit tertawa karena melihat nama-nama paket di dalamnya. Nama paket di restoran ini menggunakan nama asli Indonesia. Misalnya, Mbak Ratri, Uda Amir, Mba Marni, dan lain-lain. Menurut saya ini adalah hal yang unik, dan sangat terkesan Indonesia.

      Untuk menuntaskan rasa penasaran, saya memesan paket Neng Hela. Paket ini terdiri dari ayam cabai hijau, tempe mendoan, sayur asem, nasi, dan sambal terasi.  Makanan-makanan ini memang sangat biasa, tapi rasanya luar biasa. Tidak mengecewakan. Ayam cabai hijaunya gurih, dan ada sensasi pedas yang membuat Anda ingin terus memakannya. Setelah selesai dengan ayam cabai hijau, perhatian saya beralih ke semangkuk sayur asam yang menggoda. Sayur asam ini menimbulkan rasa segar di tenggorokan. Kacang tanah, kacang panjang, labu, dan semua yang ada di dalamnya membuat mulut saya tidak berhenti makan.

      Sebagai pelengkap, disediakan juga tempe mendoan. Tempe mendoan ini sangat terasa tepungnya. Cocok dipadukan dengan ayam cabai hijau. Semua rangkaian makanan ini akan semakin menantang saat dimakan dengan sambal terasi yang pedas.

      Karena masih merasa lapar, saya pun memesan tongseng kambing. Makanan yang satu ini juga tidak kalah enak dengan paket Neng Hela. Rasa rempah-rempah di kuahnya sangat kuat. Selain itu, daging kambingnya sangat empuk dan tidak bau amis. Tongseng kambing akan sangat enak jika dimakan bersama nasi panas.

      Jika Anda rindu jajanan saat masih kecil, kue cubit bisa Anda pesan di sini. Kue cubitnya sangat lembut dan lumer di mulut. Untuk menemani makan kue cubit, jangan lupa memesan coklat panas magali, yaitu coklat panas yang di dalamnya diberikan marshmallow homemade. Saat diaduk, marshmallow akan mencair. Dan karena marshmallow ini manis, jadi tidak diperlukan gula lagi. Rasa coklat yang sedikit pait bercampur dengan marshmallow yang manis dan puffy. Minuman seperti ini sangat jarang ditemukan.

       

    • TAGGED: