• Home » Articles » News
    • Konsep Unik Diagonale
    • 8 years ago by Ryan Pratama
    • 2254 Hits
    • courtesy of SendokGarpu.com

      Jalan-jalan sore hari ini saya putuskan untuk mengunjungi Mal Plaza Senayan di daerah Jakarta Selatan bersama teman-teman kantor. Karena sudah lapar, saya memutuskan untuk mencari tempat makan sekaligus tempat yang enak untuk kumpul bersama teman-teman. Setelah cukup lama mencari, akhirnya kami memutuskan untuk masuk ke dalam satu restoran bernama Diagonale. Saat memasuki ruangan, saya melihat suguhan desain interior yang menarik. Permainan garis-garis diagonal begitu kental disetiap bagian ruangan. Cahaya ruangan dibuat cukup redup sehingga lampu pada lantai dan juga atap menjadi sangat indah. Sedikit sentuhan bebatuan pada dinding dan juga digunakannya kayu untuk menutupi sebagian besar lantai, menambah kesan Back To Nature pada restoran ini. Suasana ini benar-benar pas untuk kami santai sejenak melepas lelah. Terlebih lagi terdapat sofa-sofa empuk yang menambah kami betah berlama-lama di tempat ini.

      Setelah puas memandangi desain interior ruangan ini, kami kemudian memutuskan untuk duduk di sofa yang berada di tengah-tengah. It feels like home to me. Namun karena perut sudah menjerit-jerit, saya putuskan untuk langsung memesan makanan. Menu yang disajikan di restoran ini terbilang cukup variatif. Ada American food, asian food, Indonesian food, dan juga Italian food. Dari semua menu tersebut, mata saya tertarik dengan menu Nasi Campur Bali dan juga Gado-Gado Gulung. Sedangkan teman saya yang lain memesan Beef Ribs Black Papper. Saat menunggu makanan dihidangkan, saya dan teman-teman dihampiri oleh seorang wanita cantik. Namanya Zahra Zettira. Zahra ini adalah Media Relations dari Diagonale dan kebetulan sekali saya ingin bertanya-tanya lebih jauh tentang Diagonale. "Diagonale sendiri memang dirancang multifungsi. Di sini bisa dipakai sebagai tempat untuk makan siang, meeting, dan kalau sudah jam 9 malam, Diagonale ini berubah jadi klub. Jadi memang konsepnya seperti itu," ujar Zahra.

      Setelah berbincang-bincang dengan Zahra, makanan yang kami pesan pun akhirnya datang. Nasi Campur Bali langsung saya santap. Komposisi menu ini cukup banyak, ada empal daging, ayam suir, urap, dan juga sate pentul. Disantap bersama dengan sambal terasi goreng, sangat nikmat. Tak kenyang dengan Nasi Campur Bali, Gado-Gado Gulung jadi "mangsa" saya selanjutnya. Dari tampilannya memang gado-gado ini berbeda dari gado-gado di Indonesia pada umumnya. Sayur-sayurnya dibungkus menggunakan kulit beras sehingga tampilannya seperti sushi. Menu ini disajikan bersama dengan 2 tusuk sate ayam dan juga sambal kacang yang (lagi-lagi) mempunyai rasa yang berbeda. Rasa asam, manis dan pedas jadi satu. Namun rasa asam cukup dominan di sambal ini.

      Selesai dengan semua hidangan yang saya pesan, saya langsung meraih menu makanan teman saya. Tergiur dengan tampilannya yang menarik, saya lalu mencicipi sedikit Beef Ribs Black Papper. Dan waaahhh! Rasa pedas black pappernya cukup membakar lidah, namun rasa manisnya langsung menetralkan sensasi pedas dari black papper tersebut. Kenyang dengan semua hidangan, saya lalu memesan Mocktail spesial dari Diagonale, Strawberry And Mint. Sedikit rasa asam dari buahnya membuat minuman ini menyegarkan tenggorokan saya. Sensasi mint menambah kaya rasa minuman ini. Saran dari saya, bagi teman-teman penggemar cocktail, cobalah Dragon Mojito. Luar biasa!

      Harga makanan dan minuman di sini terbilang murah, sekitar Rp 13ribu sampai Rp 98ribu. Kapasitas tempat ini mencapai 300 orang. Cukup untuk mengadakan party bersama teman-teman.

    • TAGGED: Diagonale, Plaza Senayan, Lounge, Klub