• Home » Articles » News
    • Transforming Indonesia Into Global Taste
    • 10 years ago by JFFF 2010
    • 1152 Hits
    • courtesy of JFFF 2010

      Jakarta Fashion & Food Festival 2010 yang ditunggu-tunggu telah tiba. Keceriaan JFFF (baca : Je Ef Tri) hadir kembali menyapa masyarakat Jakarta dengan pesta mode, kuliner dan karnaval yang semakin unik.

      Konsisten hadir di bulan Mei setiap tahunnya, memasuki tahun yang ke-7, JFFF seolah semakin mengukuhkan diri sebagai festival berkelas yang layak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia. Sinergi dari para penggagasnya, yaitu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata DKI Jakarta dan Grup Summarecon ini pula yang semakin giat melebarkan sayapnya agar JFFF semakin dipandang oleh berbagai pihak.

      Pendukung Jakarta Fashion & Food Festival ini pun semakin memiliki komitmen bersama, yang terdiri dari Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI), Asosiasi Agensi Model dan Talenta Indonesia (AAMTI), Grup Martha Tilaar, ESMOD, Harris Hotel Kelapa Gading serta sejumlah official media partner, yaitu MRA Media, Grup Kompas Gramedia, Metro TV dan Fashion TV.

      JFFF 2010 ini mendapat kehormatan pula dengan bergabungnya Rumah Pesona Kain sebagai salah satu partner, serta dukungan pihak media yang semakin luas, dengan hadirnya sederet supporting media partner, yaitu Elle, Kartini, Marie Claire, High End Teen, Urban Style, Tamasya, Kulinologi, Food Review, Adadiskon.com, SendokGarpu.com, Oz Radio Jakarta, Trijaya fm Bandung dan Global Radio Bandung.

      Heritageous!

      Mengangkat tema Heritageous -- transforming Indonesia into global taste -- JFFF selalu menunjukkan dukungannya terhadap produk-produk lokal, khususnya yang mengupayakan aplikasi seni budaya Indonesia, dengan tampilan modern dan tidak berkesan old fashion. Hal itu pula yang melatarbelakangi pemilihan tema JFFF tahun ini, yaitu Heritageous, yang berasal dari perpaduan kata heritage dan georgeous.

       

      JFFF merupakan sebuah pesta mode dan kuliner yang memiliki misi melambungkan reputasi Jakarta sebagai pusat mode dan wisata belanja Asia, sekaligus memajukan industri kuliner tanah air. Melalui JFFF 2010, diharapkan apresiasi masyarakat terhadap produk lokal dapat terus ditingkatkan, sekaligus melestarikan budaya Indonesia ke generasi penerus bangsa.

       

      Fashion Extravaganza

      Menjadi salah satu andalan di Jakarta Fashion and Food Festival, Fashion Extravaganza tahun ini didukung lebih dari 70 designer yang tergabung dalam APPMI dan juga IPMI. Dalam perjalanan JFFF untuk lebih menjadi trade show, selain hadirnya Fashion Village, dalam rangkaian program Fashion Extravaganza akan menampilkan 4 kategori unggulan, yaitu Indonesian Label Designer – khusus produk ready to wear yang diproduksi para desainer Indonesia, Indonesian Exclusive Designer, yang menampilkan koleksi-koleksi masterpiece dari para desainer Indonesia, Indonesia Fashion Brand, dan International Fashion Brand.

      Selain itu, penghargaan Fashion Icon Awards kepada para tokoh yang dinilai berjasa dalam perkembangan industri mode Indonesia tetap hadir di JFFF 2010. Andalan lain adalah diselenggarakannya sejumlah kompetisi di bidang mode, yaitu kompetisi model muda dan model cilik lewat Gading Model Search (GMS), GMS Kids Category, serta kompetisi Make Up artis profesional, Gading Beauty Awards, serta ajang kompetisi entrepreneuship muda berbakat di bidang mode untuk pertama kalinya digelar, melalui ajang Gading Fashion Entrepreneurship Awards (GFEA), yang merupakan pengembangan dari Gading Young Designer Awards, yang telah berlangsung sejak JFFF 2004.

      Food Festival

      Di JFFF 2010 ini rangkaian Food Festival akan tampil meriah berpusat di La Piazza. Kekayaan dunia kuliner nusantara kembali hadir memeriahkan Jakarta Fashion & Food Festival 2010 melalui program Kampoeng Tempo Doeloe, dengan tema utama Festival Aneka Mie Nusantara, selain digelarnya berbagai makanan khas tradisional yang unik.

      Masih dengan suasana khas tempo dulu, kali ini menampilkan berbagai ornamen dan replika bangunan kolonial perpaduan bangunan Betawi dan Cina peranakan di masa lalu.

      Tidak ketinggalan Wine & Cheese Expo, yang menggelar beragam jenis wine dan keju dari berbagai negara, kali ini hadir di Gedung Seba Guna La Piazza. Lokasinya yang kini berdampingan dengan Kampoeng Tempo Doeloe, semakin menambah harmonisnya pertukaran budaya yang terjadi di JFFF.

      Wine & Cheese semarak dengan adanya partisipasi 12 negara sahabat termasuk Indonesia dengan Hatten Wine-nya, serta dukungan 16 cheateau representative. Program makan berhadiah, Eat & Win yang bertema Sensasi Makan Gratis! juga kembali bergulir menawarkan beragam hadiah langsung dan juga Grand Prize menarik.

      Tidak ketinggalan Gading Food City yang juga menghadirkan Bali Dejavu, Experience Jimbaran Barbeque at Gading Food City, pesta barbeque makanan laut (seafood) di udara terbuka. Dalam acara ini pengunjung bebas memilih sendiri makanan laut favoritnya untuk langsung dimasak saat itu juga, dengan diiringi alunan musik dan tarian khas tradisional Bali.

      Gading Nite Carnival

      Rangkaian acara JFFF 2010 akan ditutup dengan gegap gempitanya pesta topeng di Gading Nite Carnival dengan tema Masquerade. Satu-satunya karnaval di Indonesia yang diselenggarakan pada malam hari ini, akan digelar di jalan Bulevar dengan rute mengelilingi area Sentra Kelapa Gading.

      Kemeriahan karnaval ini lengkap dengan menampilkan iring-iringan parade mobil hias dengan permainan sinar yang atraktif, parade sekitar 500 penari dan komunitas dengan kostum menarik, atraksi jalanan yang memukau, serta menjadi puncak acara adalah pesta kembang api spektakuler.

      Ingin jadi bagian dari festival akbar JFFF di Kelapa Gading ? Datang dan nikmati kemeriahan pesta rakyat yang hanya bisa Anda jumpai setahun sekali.

    • TAGGED: