• Home » Articles » Food
    • 3 Camilan dari Wilayah Flores
    • 7 years ago by Ananda Putri Laras
    • 4862 Hits
    • temp

      courtesy of http://www.sendokgarpu.com/admin_sg23/backend_sendokgarpu/article_add.php

      Kawasan Flores yang terkenal cantik dengan lukisan alamnya, juga menarik menyuguhkan hidangan-hidangan khas berupa makanan ringan. Kue kering yang dibuat tangan-tangan ibu Flores ini kadang menjadi sajian pada saat upacara adat. Hadir dari Bumi Timur Indonesia, pastinya cita rasanya sangat unik? Apa sajakah kue-kue tersebut?

      Kue Rambut

      Pertanyaan pertama yang terlintas pastilah “Mengapa kue ini dinamakan Kue Rambut?”, padahal bahan bakunya hanya terdiri tepung beras, gula merah, kanji dan sedikit tepung terigu. Memang tidak ada yang istimewa dari bentuk Kue Rambut, bentuknya pun bisa divariasikan sesuai selera, bisa bulat atau lonjong. Namun jika kita sentuh, akan terasa tekstur-tekstur kasar rambut seperti rambut orang Flores pada umumnya, dari sinilah kemudian nama Kue Rambut berasal.

      Alat-alat yang digunakan pun sederhana, yaitu kaleng bekas yang diberi lubang kecil-kecil sehingga adonan dicampur dengan mudah dikeluarkan dari kaleng tersebut. Kemudian adonan digoreng seperti menggoreng kue pada umumnya.

      Rebok

      Datang dari Ruteng, NTT, camilan ini lebih unik karena rupanya benar-benar seperti bubuk tepung. Loh? Penasaran bukan? Rebok dibuat dari tepung beras dan kelapa parut. rasanya cukup enak dan sedikit mirip biskuit. Bahkan, camilan ini digoreng tanpa minyak jadi lebih sehat. Rebok cocok disantap di sore hari sambil ditemani kopi kental.

      Jagung Titi

      Yang satu ini merupakan makanan khas masyarakat Kabupaten Lembata, NTT. Berupa emping jagung, selain sebagai makanan kecil khas NTT, Jagung Titi juga menjadi simbol tanah air warga Flores Timur. Di Lembata, semua rumah pasti punya alat pembuat jagung titi, yakni batu kali pantai yang kokoh dan lempeng sebagai landasan. Kemudian sebuah batu sebesar kepalan tangan orang dewasa dignakan untuk ‘meniti’.

      Titi dalam bahasa melayu lokal (Larantuka) berarti ‘memukul’ sampai lempeng, dari sinilah kemudian nama Jagung Titi dirangkai. Wah, unik-unik bukan? Flores memiliki deretan wisata dari Barat ke Timur yang wajib kita singgali selama masa hidup. Dari Labuan Bajo, Ruteng, Ende, Larantuka hingga Alor, sambil berwisata, kita juga akan ditemani dengan camilan-camilan khas Flores.

    • TAGGED: camilan flores, kuliner flores,